Perbedaan Pendapat Antara Golongan Muda Dan Golongan Tua Tentang Proklamasi
Hi Guys ketemu lagi nih sama saya Adila
Retno Pratiwi , Thanks ya atas kunjungan anda di BLOG saya . Ini Post ke dua
saya, kali ini saya akan mengangkat tema tentang Perbedaan Pendapat Antara
Golongan Muda Dan Golongan Tua Tentang Proklamasi.
Akibat menyerahnya Jepang kepada Sekutu
, di Indonesia terjadi Vacuum of Power artinya tidak ada satupun pemerintah
yang berkuasa di Indonesia. Kekosongan kekuasaan ini dimanfaatkan sebaik -
baiknya oleh Bangsa Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya.
Setelah mengetahui bahwa Jepang telah
menyerah kepada Sekutu, para pemuda segera menemui Bung Karno dan Bung Hatta di
Jalan Pengangsaan Timur 56 Jakarta. Dalam pertemuan itu Sutan Syahrir sebagai
juru bicara para pemuda agar meminta Bung Karno dan Bung Hatta untuk segera
mempersiapkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada saat itu juga, lepas dari
campur tangan Jepang. Namun, Bung Karno tidak menyetujui usul dari para pemuda
dengan alasan bahwa ia baru pulang dari Dalat, Vietnam. Dengan demikian, usaha
parapemuda dan juru bicara Sutan Syahrir untuk membujuk Ir.Soekarno agar segera
memproklamasikan Indonesia mengalami kegagalan.
Karena belum berhasil membujuk Bung
Karno, maka pada tanggal 15 Agustus 1945 pukul 20.00 WIB para pemuda kembali
mengadakan rapat di Laboratorium Bakteriologi yang dipimpin oleh Chaerul
Shaleh. Keputusan rapat mengajukan tuntutan radikal yang menegaskan bahwa
kemerdekaan Indonesia adalah hak dan persoalan rakyat Indonesia sendiri dan
tidak dapat digantungkan pada orang dan kerajaan lain. Sebaliknya, diharapkan
diadakan suatu perundingan dengan Ir.Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta agar
segera menyatakan proklamasi. Hasil keputusan rapat disampaikan kepada Bung
Karno pada pukul 22.00 WIB oleh Darwis dan Wikana . Wikana menghendaki agar
proklamasi kemerdekaan Indonesia dinyatakan oleh Bung Karno pada tanggal 16
Agustus 1945.Mereka mengancam akan terjadi pertumpahan darah jika keinginana
itu tidak dilaksanakan . Mendengar ancaman itu, Bung Karno marah Bung Karno
sebagai ketua PPKI tidak dapat melepaskan tanggung jawabnya, sehingga
bersikeras ingin membicarakan terlebih dahulu dengan anggota PPKI lainnya.
Perbedaan pendapat tersebut sebagai berikut :
a.
Golongan Muda
·
Menghendaki Proklamasi Kemerdakaan
Indonesia diselenggarakan secepatnya tanggal 16 Agustus 1945
·
Menghendaki Proklamasi Kemerdekaan
Indonesia terlepas dari pengaruh Jepang
·
Menganggap PPKI buatan Jepang
·
Menganggap golongan tua sangat lamban
b.
Golongan Tua
·
Menghendaki cepat atau lambat Proklamasi
Kemerdekaan Indonesia tidak penting, tetapi pada dasarnaya Proklamasi harus
disiapkan secara matang
·
Menghendaki Indonesia dapat merdeka
tanpa pertumpahan darah
·
Menghendaki proses Proklamasi
Kemerdekaan melalui rapat PPKI
·
Golongan tua lebih bersikap hati - hati
tampilan blognya bagus kak, minta link nya lahh :D
BalasHapusThank
BalasHapusjadi jawaban nya yg mana????????????????
BalasHapusterima kasih sudah membantu saya
BalasHapus